Aqidah/(Keimanan)

Mamduh Budiman (Staff LSIK UNIMUS)

http://mamdoh.staff.unimus.ac.id/

A.      Istilah Bahasa : Islam – as la ma : Damai, Sejahtera, Selamat

Di dalam AL-QURAN  ada Beberapa yang memiliki arti :

  1. Aslama : Menyerah { 3:83} {4:125}
  2. Istaslama : Penyerah Total kepada ALLAH {4: 65} {37:26}
  3. Saliim : Bersih Suci {26: 89}
  4. Salam : Sejahtera dan Damai {47:35}

Arti Istilah : Penerimaan dan Penyerahan diri secara Totalitas terhadap hukum hukum-Nya. Yang terdapat dalam wahyu ALLAH yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. { AL-BAQARAH  (2) : 208}

Islam dengan makna yang umum ini adalah agama seluruh Nabi Rosul semenjak nabi Adam ‘alaihi salam. Sehingga jika ditanyakan, apa agama nabi Adam, Nuh, Musa, Isa nabi dan Rosul lainnya? Maka jawabannya bahwa agama mereka adalah Islam

“Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.” (QS. Ali Imran: 67)

Dinul berasal dari bahasa Arab addin” yang berarti agama, Din berasal dari kata dana yadinu dinan berarti tatanan, sistem atau tatacara hidup. Jadi Din al-Isl?m berarti tatacara hidup Islam sedangkan islam itu sangat luas pengertiannya dan secara istilah disebutkan bahwa islam itu adalah keselamatan, perdamaian yang meliputi

  1. Islam itu keselamatan, yang artinya seseorang yang memeluk agama islam akan selamat di dunia dan akhirat selama dia menjalankan apa yang terdapat dalam al-Qur’an dan Hadist sebagai pedoman hidup agama Islam.
  2. Islam itu perdamaian, yang artinya bahwa islam itu adalah damai dan cinta perdamaian dan sebaliknya benci terhadap permusuhan . Sesungguhnya Agama yang di ridhoi Allah di sisi-Nya adalah Islam. { Ali Imran: 19}

  B.      SISTEMATIKA DIN AL-ISLAM

    1. AQIDAH (Iman kepada Allah, Malaikat, Rasul, Kitab, Hari akhirat dan Taqdir
    2. Syari’ah (Ibadah, Mu’amalah, Munakahah dan Jinayah).
    3.  Akhlak (terhadap Allah, manusia dan alam sekitar)

DALIL  AL-QURAN :

  1. 1.       Rabbaniyah { AL Fath 48: 28}
  2. 2.       UNIVERSAL { Al-Maidah : 5 :3}
  3. 3.        INTEGRAL {AL A’raf 7: 158}. Al Anbiyah : 21:107

 

 

 

 

 

  1. A.     KlASIFIKASI AGAMA DI DUNIA
    1. 1.      REAVELED RELIGION (Agama Wahyu / Sammawat (Langit)
    2. 2.      CULTURAL RELIGION (Agama Budaya, )

Agama Wahyu adalah : Ajaran Keyakinan yang diturunkan oleh Allah, Melalui Rasul untuk Ummat-Nya.

Agama Budaya adalah : Agama/ Keyakinan yang di buat oleh manusia sendiri karena Integralisme budaya setempat

PERBEDAAN AGAMA WAHYU DAN BUDAYA

 WAHYU:

  1. Dapat di pastikan Kelahirannya.
  2.  Disampaikan melalui Utusan/Rasul
  3.  Memiliki Kitab Suci yang otentik.
  4.  Ajaran Tetap, Namun Penafsiran Berubah
  5.  Konsep Ketuhanan   MONOTAISME /MUTLAK
  6. Kebenaran Prinsip Ajaran tahan terhadap akal
  7.  Sistem Nilai ditentukan ALLAH/TUHAN
BUDAYA:

  1. Tidak di pastikan Kelahirannya.
  2. Tidak Ada Rasul, Melainkan Mimpi
  3.  Tidak memiliki Kitab Suci yang otentik.
  4.   Ajaran Berubah sejalan perubahan masyarakat
  5. Banyak Tuhan, dan dinamisme.
  6. Ajaran tidak tahan terhadap kritik akal
  7.  Sistem Nilai ditentukan oleh manusia dan budaya

 B.      SISTEM  ISLAM

Sistem Politik ISLAM : Tauhid (Unity of GOD), Prophethood, Khalifah

Sistem Ekonomi Islam :

  1. Seluruh Alam Raya dan Penciptaan-Nya adalah Mutlak Milik ALLAH. SWT { AL MAIDAH 5: 18}
  2. Materialisme /Pemilikan Manusia atas Benda adalah Kiasan
  3. Benda hendaklah di gunakan yang diridhoi Allah .SWT.  { AL Qashas :28:77}
  4. Dunia adalah sebagai sarana mencapai tujuan Hidup Hakiki yaitu Akherat

{ Al Kahfi : 18:46}

A.     REFERENSI KITAB

  1. Dr. Amin Rais. MA. Agama Islam. PAI Muhammadiyah Jamaah Shalahudin UGM, Jogjakarta 1995.
  2. Dr. Yunahar Ilyas. MA. AL-Islam dan Kemuhammadiyahan. Jogjakarta.
  3. Syakir Djamaludin .MA. Fiqih Ibadah. LPPI UMY . Jogjakarta
  4. Dr. Asmaran As. MA. Pengantar Studi Akhlak I. Raja Grafindo Persada. Jakarta.2002
  5. Drs. Abdullah Aly, dkk. Studi Islam I. Serial Al Islam dan Kemuhammadiyahan. LSI UMS. Surakarta. 1996.
  6. Sheikh Mohammed Bin Saleh AL-Uthaimin. Aqidah Islam. Saudi Arabia. 1419 H.
  7.  Bulughul Marram

 


Comments are closed.