LSIK Gelar Pelatihan Mubaligh Muda Profesional 2019

Semarang | 17 Mei 2019 Lembaga Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (LSIK) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menggelar “Pelatihan Mubaligh Muda”. Bertempat di rumah tahfidz Unimus, acara dibuka oleh Wakil Rektor I Dr. Sri More »

Ners Unimus Bekali Wisudawan Menjadi Perawat Profesional dan Islami di Era Industri 4.0 |BAPS Ke 30

Semarang | Selasa (14/5/2019) sejumlah  86 calon wisudawan Program Studi Profesi Ners Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) mengikuti Baitul Arqom Purna Studi (BAPS) di Aula Gedung NRC Unimus. Kegiatan yang dikoordinir oleh Lembaga More »

 

Category Archives: BERITA DAN INFORMASI

LSIK Gelar Pelatihan Mubaligh Muda Profesional 2019

Para Calon Dai Muda Milenial
Para Calon Dai Muda Milenial

Semarang | 17 Mei 2019 Lembaga Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (LSIK) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menggelar “Pelatihan Mubaligh Muda”. Bertempat di rumah tahfidz Unimus, acara dibuka oleh Wakil Rektor I Dr. Sri Darmawati, M.Si, dihadiri Dekan dan Kaprodi di lingkungan Unimus dan  peserta pelatihan. Kegiatan diikuti oleh 24 Peserta yang berasal dari 8 Fakultas yang ada di Universitas Muhammadiyah Semarang dengan rincian empat peserta dari Fakultas Ekonomi, enam dari Fakultas MIPA, lima dari Fakultas Teknik, dua dari FBBA, dua dari Fakultas Kedokteran Gigi, dua dari Fakultas Kedokteran

Umum, dua dari FIKKES dan 1 dari Fakultas Kesehatan masyarakat.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan dua hari 17 – 18 Mei 2019” mengusung tema “Da’i Profesional di era Milenial”  bertujuan membentuk dan mempersiapkan  calon Da’i Muda, calon Khotib Jum’at yang professional yang mempunyai potensi memalui pelatihan. “Bukan hanya itu pelatihan da’i muda juga untuk mempersiapkan pendakwah yang dapat mengikuti jaman yang sudah mulai susah dalam menjalankan kegiatan dakwah di masyarakat.  Dai muda Unimus nantinya dapat mengajak masyarakat dalam Syiar Islam yang akan membawa perubahan ke arah positif” terang Rohmat Suprapto selaku ketua LSIK Unimus. Sementara itu Wakil Rektor I menyampaikan kegiatan pelatihan Da’i Muda tersebut telah sesuai dengan tujuan dibentuknya Muhammadiyah, yakni dapat melahirkan kader-kader Muhammadiyah yang mampu menjadi bukan hanya penceramah tapi juga penbdakwah professional yang mampu mendakwahkan Islam pada Masyarakat. Pihaknya berharap peserta pelatihan mampu memenuhi harapan muhammadiyah di masa yang akan dating membawa muhammadiyah kedalam kehidupan masyarakat, sesuai  dengan tujuan kegiatan tersebut menjadi da’Iiprofessional di era milenial yang maju dan mengikuti jaman.

Ners Unimus Bekali Wisudawan Menjadi Perawat Profesional dan Islami di Era Industri 4.0 |BAPS Ke 30

Semarang | Selasa (14/5/2019) sejumlah  86 calon wisudawan Program Studi Profesi Ners Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) mengikuti Baitul Arqom Purna Studi (BAPS) di Aula Gedung NRC Unimus. Kegiatan yang dikoordinir oleh Lembaga Studi Islam dan Kemuhammadiayahan (LSIK) Unimus tersebut mengangkat tema mengenai “Menjadi Perawat yang Profesional dan Islami di Era Industri 4.0”
Hadir untuk memberikan sambutan sekaligus membuka acara, Ns. Heryanto Adi Nugroho, S.Kep, M.Kep, Sp.Kom selaku Ketua Program Studi Profesi Ners. Pihaknya menyampaikan bahwa Profesi  keperawatan bagi umat Islam diyakini suatu profesi yang bernilai ibadah. “Profesi tersebut juga mengabdi kepada manusia dan kemanusiaan (humanistik), mendahulukan kepentingan kesehatan dari individu, keluarga, kelompok dan masyarakat di atas kepentingan sendiri, sehingga diperlukan profesionalisme dalam bekerja,“ tandasnya.


Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari para pembicara. Dr. KH. Rozihan, SH. M.Ag (anggota BPH Unimus dan Wakil Ketua PWM Jateng)  sebagai pembicara pertama mengangkat tema mengenai “Peran dan Fungsi Aqidah di Era Industri 4.0”, disusul sebagai pembicara kedua Drs. H. Tafsir, M.Ag (Ketua PWM Jateng) dengan tema “Implementasi Kerja Profesional dan Islam di Era Industri 4.0”, kemudian Rohmat Suprapto, S.Ag., M.Ag (Ketua LSIK Unimus) dengan tema “Review Ibadah sesuai Sunnah Sahihah”, serta Dr. Sri Darmawati, M.Si (Wakil Rektor I Unimus) dengan topik “Memperteguh Peran Alumni untuk Kekuatan Muhammadiyah dan Unimus”.

LSIK MENGAWAL PARA CALON WISUDAWAN KE 29 DENGAN BAPS

Semarang | Selasa (06/11/2018) Sejumlah  921 calon wisudawan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) mengikuti Baitul Arqom Purna Studi (BAPS) di Aula Gedung NRC Unimus. Kegiatan yang dikoordinir oleh Lembaga Studi Islam dan Kemuhammadiayahan (LSIK) Unimus tersebut berlangsung selama enam hari dari 6 November hingga 11 November 2018. BAPS Unimus kali ini menghadirkan 4 pembicara yakni Wakil Rektor II, Dr. Sri Rejeki, M.Kep, Sp.Mat dengan materi pemaparan “Memperteguh Peran Alumni Untuk Kemajuan Unimus dan Muhammadiyah di Era Industri 4.0”, dilanjut Ir. H. Heru Isnawan (CEO Hotel Grasia Semarang) dengan materi “Implementasi Kerja Profesional dan Islami” dan Drs. H. Widadi, SH (Ketua BPH Unimus) dengan materi Peran dan Fungsi Aqidah di Era Industri 4.0 serta Dr. Mufnaety SCh., M.Ag (Dosen AIK Unimus) dengan “Review Baca Al-Qur’an dan Ibadah Shalat” sebagai materinya.

Hadir untuk memberikan sambutan sekaligus membuka acara, Dr. Samsudi Rahardjo, MM. , MT selaku Wakil Rektor III. Dr. Samsudi memberikan motivasi kepada calon wisudawan bahwa nantinya ketika terjun di lingkungan masyarakat harus memiliki rasa percaya diri. “Kita adalah pemimpin, jangan menganggap kita itu orang biasa. Karena kita sudah berusaha keras menempuh jenjang pendidikan akademik di Unimus sehingga hal ini bisa menjadi bekal kita,“ ujarnya. Dr. Samsudi juga menambahkan bahwa calon wisudawan dapat belajat dari filosofi kupu-kupu. “Berproses dari ulat menjadi kepompong dan kepompong menjadi kupu-kupu. Proses metamorfosis tersebut mengajarkan bahwa jika ingin berkembang dan menjadi lebih baik lagi serta mencapai tujuan hidupnya, setiap orang pasti dan harus mau berubah. Selain itu, setiap orang harus melewati proses hidupnya sesuai urutan atau secara bertahap dengan baik, baru dapat mencapai hasil yang maksimal, “papar Wakil Rektor III.