LSIK UNIMUS Gelar Pengajian Online

Ramadhan 1441 Hijriah sangat berbeda dengan Ramadhan tahun sebelumnya. Ini semua terjadi karena adanya pandemi Covid-19 yang membuat semua orang meningkatkan kewaspadaan untuk pencegahan penularan penyakit ini. Itu yang membuat adanya pembatasan More »

Pentingnya Pendidikan Karakter Melalui Penguatan Mentoring AIK

Semarang | 7 Desember 2019, sebanyak 121 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) ikuti kegiatan Penguatan Mentoring Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) di ruang 408, Gedung NRC FIKKES Unimus. Dihadiri oleh Wakil Rektor I (Dr. More »

 

Category Archives: BERITA DAN INFORMASI

LSIK UNIMUS Gelar Pengajian Online

Ramadhan 1441 Hijriah sangat berbeda dengan Ramadhan tahun sebelumnya. Ini semua terjadi karena adanya pandemi Covid-19 yang membuat semua orang meningkatkan kewaspadaan untuk pencegahan penularan penyakit ini. Itu yang membuat adanya pembatasan jarak dalam beraktifitas  (physical distancing) dan pembatasan aktifitas yang melibatkan banyak orang dalam satu tempat. Bersinergi dengan upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran dan penularan Covid-16, Lembaga Studi Islam Kemuhammadiyahan dan Mata Kuliah Umum (LSIK & MKU) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) melakukan penyesuaian dengan menyemarakkan kegiatan Ramadhan 1441.

LSIK Unimus dalam menyemarakkan Ramadhan 1441 Hijriah melakukan kegiatan pengajian yang dilakukan secara daring (online) dengan memanfaatkan aplikasi video conference dan  video streaming. Narasumber yang dihadirkan dalam pengajian Ramadhan ini antara lain dari  Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah yaitu Drs. M. Tafsir, M.Ag dan Prof. Dr. M.Yusuf Suyono, MA, Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd juga Pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang yaitu Dr. Zuhad Masduki, MA dan Drs. Fahrur Rozi, M.Ag. Kegiatan pengajian berdurasi 1,5 jam tersebut dilaksanakan secara live dari aula gedung Fakultas Kedokteran Unimus. Pengajian pekan pertama Ramadhan diawali oleh Dr. Zuhad Masduki, MA pada Senin (27/4/2020)Kepala LSIK dan MKU Unimus Dr. Rochdi Wasono, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan pengajian secara online ini di lakukan untuk tetap menjaga kualitas ibadah di bulan Ramadhan tanpa mengesampingkan kewaspadaan terhadap Covid-19. “Kegiatan pengajian secara daring akan dijadwalkan 5 kali selama bulan Ramadhan. Civitas akademika Unimus dapat melakukan komunikasi interaktif selama pengajian dengan mengakses aplikasi video conference yang sudah disiapkan, sementara masyarakat umum dapat menyimak pengajian melalui video streaming” terang Dr. Rochdi. Rochdi berharap pengajian tersebut dapat diikuti semua civitas akademika Unimus dan masyarakat umum dimanapun berada.

Pentingnya Pendidikan Karakter Melalui Penguatan Mentoring AIK

Semarang | 7 Desember 2019, sebanyak 121 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) ikuti kegiatan Penguatan Mentoring Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) di ruang 408, Gedung NRC FIKKES Unimus. Dihadiri oleh Wakil Rektor I (Dr. Budi Santosa, M.Kes.Med.) Kepala (Rohmad Suprapto, S.Ag., M.Ag.) dan Dosen Lembaga Studi Islam dan Kemuhammadiyahan “LSIK” dengan narasumber Dr. Robby Habiba Abror, S.Ag., M.Hum. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan penguatan kompetensi para mentor AIK dalam memberikan pembelajaran kepada mahasiswa baru yang bertujuan untuk menguatankan pendidikan karakter melalui studi Islam Kemuhammadiyahan. Kegiatan yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2011 tersebut terus mengalami peningkatan dan perbaikan yang semakin maju dalam sistem mentor yang dilaksanakan secara manual maupun sistem yang mengandalkan teknologi sebagai sarana monitoring untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Dengan mengangkat tema Transformasi Nilai Keadaban dan kemajuan, kegiatan penguatan mentoring AIK tersebut diadakan guna untuk mengevaluasi sejauh mana tercapainnya tujuan yang diharapkan melalui beberapa tahapan yang telah dilaksanakan selama 8 kali pertemuan setelah dilaksanakannya kegiatan pembukaan kegiatan mentoring yang ditujukan kepada mahasiswa baru, guna untuk memberikan pengetahuan dan pembelajaran akan pentingnya ilmu keagamaan khususnya Islam kemuhammadiyahan dijaman yang sudah maju dan modern seperti saat ini. Untuk mengetahui pasti tingkat ketercapaian kegiatan mentoring yang telah dilaksankaan, para mentor dipertemukan degan Dosen payung yang berasal dari beberapa Prodi yang ada di lingkungan Unimus di luar dosen AIK, yang kemudian akan disosialisakan kepada mentor tentang standart penilaian akhir yang sesuai dengan aturan yang telah diterapkan, yang nantinya akan diterima oleh mahasiswa baru yang telah melaksanakan kegiatan metoring dengan panduan para mentor yang berasal dari mahasiswa tingkat atas. Wakil rektor I dalam kesempatan tersebut menyampaikan sekaligus membuka acara bahwa Unimus sebagai kampus yang bernaung di muhammadiyah memiliki visi universitas yang unggul, berkarakter, berbasis teknologi, dan berwawasan internasioanl. Dengan diadakannya kegiatan mentoring dan penguatan mentoring tersebut sudah merupakan salah satu kegiatan yang mencakup salah satu visi dari Universitas yaitu berkarakter, atau menghasilkan mahasiswa yang memiliki karakter dibanding mahasiswa dari Universitas – Universitas lain yang ada dengan adanya pengetahuan akan Keislaman dan kemuhammadiyahan, yang nantinya bisa menghasilkan lulusan yang memiliki keunggulan tersendiri dengan memiliki karakter yang kuat, bukan hanya teori umum dan profesi yang didapatkan oleh mahasiswa tapi juga Ilmu Pengetahuan yang berkarakter yang bisa menjadikan lulusan Unimus berbeda dari Kampus lain. Selain itu Wakil Rektor I juga menyampaikan bahwa pendidikan karakter merupakan hal yang sangat penting yang harus diberikan kepada semua mahasiswa baik itu mahasiswa baru maupun tingkat atas dengan pembelajaran yang bukan hanya teori saja tapi juga praktek, sehinga dalam penyampaiannya mahasiswa mengerti apa yang diamati dan harus dilaksanakan dan dikerjakan baik selama kegiatan peruliahan maupun kegiatan sehari – hari  yang tentunya bertumpu pada pendidikan Aqidah yang diberikan selama pembelajaran AIK atau Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Harapan dari diadakannya penguatan metoring tersebut adalah bisa menjadi mentor bisa diandalkan karena merupakan ujung tombak dari penguatajn pendidikan karakter Islam Kemuhammadiyahan, dengan beberapa kendala yang harus dihadapi dan diselesaikan dengan mencari solusi yang sesuai. Selian itu menjadi mentor yang baik adalah hal yang sangat penting untuk dimiliki dan diamalkan demi tercapainya tujuan yang diharapkan.

LSIK Gelar Pelatihan Mubaligh Muda Profesional 2019

Para Calon Dai Muda Milenial
Para Calon Dai Muda Milenial

Semarang | 17 Mei 2019 Lembaga Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (LSIK) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menggelar “Pelatihan Mubaligh Muda”. Bertempat di rumah tahfidz Unimus, acara dibuka oleh Wakil Rektor I Dr. Sri Darmawati, M.Si, dihadiri Dekan dan Kaprodi di lingkungan Unimus dan  peserta pelatihan. Kegiatan diikuti oleh 24 Peserta yang berasal dari 8 Fakultas yang ada di Universitas Muhammadiyah Semarang dengan rincian empat peserta dari Fakultas Ekonomi, enam dari Fakultas MIPA, lima dari Fakultas Teknik, dua dari FBBA, dua dari Fakultas Kedokteran Gigi, dua dari Fakultas Kedokteran

Umum, dua dari FIKKES dan 1 dari Fakultas Kesehatan masyarakat.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan dua hari 17 – 18 Mei 2019” mengusung tema “Da’i Profesional di era Milenial”  bertujuan membentuk dan mempersiapkan  calon Da’i Muda, calon Khotib Jum’at yang professional yang mempunyai potensi memalui pelatihan. “Bukan hanya itu pelatihan da’i muda juga untuk mempersiapkan pendakwah yang dapat mengikuti jaman yang sudah mulai susah dalam menjalankan kegiatan dakwah di masyarakat.  Dai muda Unimus nantinya dapat mengajak masyarakat dalam Syiar Islam yang akan membawa perubahan ke arah positif” terang Rohmat Suprapto selaku ketua LSIK Unimus. Sementara itu Wakil Rektor I menyampaikan kegiatan pelatihan Da’i Muda tersebut telah sesuai dengan tujuan dibentuknya Muhammadiyah, yakni dapat melahirkan kader-kader Muhammadiyah yang mampu menjadi bukan hanya penceramah tapi juga penbdakwah professional yang mampu mendakwahkan Islam pada Masyarakat. Pihaknya berharap peserta pelatihan mampu memenuhi harapan muhammadiyah di masa yang akan dating membawa muhammadiyah kedalam kehidupan masyarakat, sesuai  dengan tujuan kegiatan tersebut menjadi da’Iiprofessional di era milenial yang maju dan mengikuti jaman.